Belajar dari Kesuksesan Rancaekek, Abang Romy Motoran Gerakan Pentahelix Atasi Banjir Kabupaten Bandung

Aksi Nyata Tanpa Batas: Langkah Konkret Asep Romy Romaya dan Bupati Bandung Atasi Banjir
KAB. BANDUNG — Anggota DPR-RI dari Fraksi PKB, H. Asep Romy Romaya. Pria yang akrab disapa Abang ini bergerak cepat menindaklanjuti Program Pentahelix gagasan Bupati Bandung, Dadang Supriatna, guna mengantisipasi ancaman banjir tahunan di wilayah Kabupaten Bandung.
Gebrakan inspiratif ini lahir di tengah keterbatasan anggaran instansi teknis seperti Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS). Tanpa ragu dan demi kemaslahatan warga, Abang mengambil langkah proaktif dengan memotori secara langsung pergerakan awal pengerukan sungai melalui skema swadaya.
Kepedulian dan aksi nyata ini diambil mengingat mendesaknya waktu sebelum curah hujan kembali memuncak. Sebagai wakil rakyat yang peka dan amanah, Abang menegaskan bahwa keselamatan warga tidak boleh tertunda oleh kendala administratif.
“Bagi saya, keselamatan dan kenyamanan masyarakat merupakan prioritas utama yang harus diselesaikan melalui kolaborasi nyata,” tegas H. Asep Romy Romaya saat meninjau lokasi di Kampung Bedas Sapan, Rabu (12/8/2026).
Sinergi hebat berkonsep Pentahelix ini berhasil menyatukan berbagai elemen masyarakat dan instansi. Mulai dari tingkat RT, RW, Kepala Desa Tegalluar, Camat Bojongsoang, hingga instansi teknis seperti BBWS, DSDA/PSDA Provinsi, BKSDA, Satgas Citarum Harum, serta jajaran TNI-Polri dari Kodim, Polres, Koramil, hingga Polsek setempat. Seluruh pihak berpadu padu, mengesampingkan ego sektoral, dan fokus bekerja demi kepentingan bersama.
Clarification & Pernyataan Ketua Pelaksana
Menanggapi berbagai isu yang beredar, Ketua Pelaksana Tim Pentahelix Pengerukan Sungai Cikeruh dan Citarum, H. Ujang Jumara, memberikan klarifikasi tegas terkait operasional di lapangan sekaligus menepis tudingan miring.
Ia mengonfirmasi bahwa pengerjaan saat ini memang belum menggunakan anggaran resmi dari BBWS maupun BKSDA yang proses pencairannya memerlukan waktu sekitar 4 bulan pengerjaan. Ujang membantah keras isu mengenai adanya anggaran sebesar Rp1 miliar dari BJB yang ditudingkan kepada H. Asep Romy.
“Tudingan anggaran Rp1 miliar dari BJB yang dikaitkan dengan Pak H. Asep Romy itu sama sekali tidak ada. Kegiatan Pentahelix ini murni banyak ditopang secara swadaya serta merupakan hasil kolaborasi dari seluruh instansi yang berkompeten. Bupati Bandung, BBWS, PSDA, hingga Satgas Citarum Harum semuanya mendukung penuh,” tegas H. Ujang Jumara.
Ia menambahkan, meski anggaran resmi masih dalam proses, aksi nyata di lapangan sudah berjalan amat masif. Sebanyak 5 unit alat berat (ekskavator/beko) telah diturunkan untuk mengeruk sungai, di mana operasional dan bahan bakarnya ditopang secara swadaya berkat inisiatif dan tanggung jawab bersama Pak H. Asep Romy beserta seluruh elemen yang terlibat.
Harapan Masa Depan
Ke depannya, pola kerja sama terpadu yang cepat dan sigap ini diharapkan dapat direplikasi ke kawasan rawan banjir lainnya, seperti Sumbersari hingga wilayah yang terdampak luapan Sungai Citarum.
Seraya menyampaikan rasa terima kasih dan tulus atas dukungan seluruh pihak, Abang Asep Romy juga mengajak para pelaku usaha serta masyarakat luas untuk terus berpartisipasi aktif. Langkah mulia dan kebersamaan ini menjadi bukti nyata bahwa dengan kepemimpinan yang peduli dan sinergi yang solid, Kabupaten Bandung yang aman, kondusif, dan bebas banjir berkelanjutan dapat terwujud secara nyata. (Atepku)