Inovasi Citaman Jeung Hatena: Sulap Alun-Alun Desa Jadi Pusat Wisata, Budaya, dan Edukasi Warga

KDKMP CITAMAN JEUNG HATENA: MENGGABUNGKAN SPIRIT KULTURAL DAN KEMANDIRIAN EKONOMI DI ALUN-ALUN DESA
BANDUNG — Semangat “Citaman Jeung Hatena” kini tidak hanya menjadi jargon kebanggaan, tetapi telah bertransformasi menjadi spirit utama dalam pengembangan Koperasi Desa Kelompok Masyarakat (KDKMP) Desa Citaman, Kecamatan Nagreg, Kabupaten Bandung. Lokasi KDKMP kini telah resmi ditetapkan sebagai Alun-Alun Desa Citaman yang representatif, sebuah pusat ruang publik yang dirancang oleh Almunawwar Design Arsitek Desa Citaman Community agar selaras dengan detak jantung ekonomi dan budaya warga.
Alun-Alun Desa: Pusat Integrasi Potensi Wilayah
Dalam perencanaan tata ruang yang dirumuskan oleh Almunawwar Design, penetapan area KDKMP sebagai Alun-Alun Desa dipilih berdasarkan pertimbangan strategis yang terintegrasi dengan berbagai aset desa:
Pusat Keramaian Budaya: Alun-alun ini menjadi akses utama bagi kegiatan Pamidangan Domba Garut, kegiatan rutin dua mingguan yang mendatangkan 2.000 pengunjung. Hal ini menjadikan KDKMP sebagai etalase produk unggulan desa bagi wisatawan sekaligus ruang interaksi sosial.
Koridor Wisata & Olahraga: Berada di titik sentral lintasan strategis yang menghubungkan Kolam Renang Heritage Nagreg, Bumi Perkemahan, Kebun Jeruk Bumi Semata, hingga Lapang Sepak Bola Citaman.
Simpul Pendidikan: Lokasi alun-alun yang berada di area pendidikan memungkinkan KDKMP menjadi sarana edukasi ekonomi bagi generasi muda Citaman secara praktis.
Integrasi One Family One Product
KDKMP yang berlokasi di area Alun-Alun Desa ini hadir sebagai perpanjangan tangan dari gerakan Koperasi Konsumen “Goah Samping Ambu” dengan fokus pada gerakan “One Family One Product”. Dengan perencanaan matang dari komunitas arsitek desa, KDKMP di Alun-Alun Citaman tidak sekadar menjadi tempat transaksi, tetapi menjadi pusat konsolidasi karya warga yang lahir dari kerja keras dan ketulusan hati sesuai dengan semangat Citaman Jeung Hatena.
Pembangunan Berbasis Komunitas
Keberhasilan setiap pembangunan di Desa Citaman, termasuk penataan Alun-Alun Desa, selalu didasari oleh campur tangan aktif komunitas arsitek lokal. Pendekatan ini memastikan bahwa setiap fasilitas dirancang dengan memperhatikan estetika lokal, kebutuhan fungsional masyarakat, dan nilai-nilai sosial yang terkandung dalam jargon “Citaman Jeung Hatena”.
Dengan sinergi antara perencanaan arsitektural yang presisi dan semangat gotong royong warga, kehadiran KDKMP di Alun-Alun Desa Citaman diharapkan menjadi pilar utama yang memperkuat kemandirian ekonomi desa, sekaligus merawat harmoni budaya yang selama ini menjadi spirit Desa Citaman.