BUPATI Bandung di Dampingi Camat Mamet Slamet Ajak Warga yang Rumahnya Dekat Bantaran Sungai Tingkatkan Kesiapsiagaan

Bupati Bandung di Dampingi Camat Mamet Slamet
KUTAWARINGIN – Camat Kutawaringin Mamet Slamet mengajak masyarakat untuk meningkatkan kesiapsiagaan dan kewaspadaan dalam menghadapi potensi turun hujan yang sewaktu-waktu terjadi di wilayah Kecamatan Kutawaringin Kabupaten Bandung..
“Terutama warga yang rumahnya di dekat bantaran sungai yang ada di Kampung Pojok Kutawaringin, untuk meningkatkan kehati-hatian karena sewaktu-waktu turun hujan dan berpotensi terjadi longsor,” tutur Camat Mamet Slamet di Kutawaringin, Kamis (10/9/2026).
Imbauan Camat Kutawaringin itu setelah mendampingi Bupati Bandung Dadang Supriatna monitoring lokasi longsor yang berdampak terhadap sejumlah rumah warga di Kampung Pojok Kutawaringin, yang disebabkan turun hujan di kawasan tersebut.
Pada kesempatan itu, Pemkab Bandung telah memberikan bantuan biaya kontrakan selama tiga bulan kepada lima keluarga yang rumahnya terdampak longsor. Langkah ini dilakukan untuk memastikan warga tidak tetap tinggal di lokasi yang berpotensi mengalami kejadian susulan.
Bupati Bandung juga meminta dua keluarga yang rumahnya berada di sekitar sempadan sungai atau daerah irigasi agar mempertimbangkan untuk pindah ke lokasi yang lebih aman.
Kedua, Pemkab Bandung akan melakukan perbaikan terhadap rumah warga melalui program Rumah Tidak Layak Huni (Rutilahu). Berdasarkan hasil peninjauan di lapangan, terdapat 10 unit rumah yang membutuhkan penanganan.
Dari jumlah tersebut, dua unit rumah akan ditangani melalui BAZNAS Kabupaten Bandung, sedangkan delapan unit lainnya akan ditangani Pemerintah Kabupaten Bandung.
Ketiga, penanganan sementara terhadap infrastruktur irigasi dilakukan bersama-sama oleh unsur PSDA dan para petani. Bupati mengapresiasi gotong royong masyarakat yang bergerak cepat untuk mengurangi dampak kerusakan akibat jebolnya saluran irigasi.
Keempat, Pemkab Bandung akan mendorong penanganan jangka panjang melalui pemerintah pusat, khususnya untuk perbaikan Daerah Irigasi (DI) Luwikuya.
“Untuk warga yang terkena dampak longsor di Kutawaringin untuk tetap selalu bersabar karena Pak Bupati sudah memberikan solusi dalam penanganannya,” tuturnya.
Tak hanya itu, Camat Mamet Slamet mengimbau masyarakat untuk mewaspadai potensi kebakaran hutan dan lahan di musim kemarau.
“Karena sekarang musim kemarau untuk tidak membakar sampah di area-area yang kering. Jadi saya menghimbau kepada seluruh warga untuk mematuhi ketentuan-ketentuan dengan tidak membuang sampah sembarangan atau tidak membakar sampah di area-area yang kering,” tuturnya.(Atepku)