Dibalik Jebakan Digital: Pemkab Bandung dan PWI Bergerak Amankan Warga dari Hoaks Hingga Judi Online

SOREANG – Menyikapi maraknya tantangan seperti berita bohong (hoaks), judi online, pinjaman online ilegal, hingga dinamika kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI), Diskominfo Kabupaten Bandung melakukan kolaborasi dengan Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) menggelar Pelatihan Literasi Digital dan Jurnalistik Warga di Gedung Moh. Toha, Rabu (16/9/2026).
Adapun peserta yang dilibatkan dari berbagai elemen masyarakat, mulai dari Komunitas Informasi Masyarakat (KIM), Bunda Literasi, perwakilan mahasiswa, hingga Karang Taruna. Selain Kepala Diskominfo, acara ini turut menghadirkan narasumber dari jajaran pengurus PWI Kabupaten Bandung, yakni R. Dani Nugraha, Ecep Sukirman, SE., MM., dan Muhamad Zian.
Pentahelix ala Diskominfo ini merupakan Langkah kolaboratif ini menjadi tumpuan harapan dalam merawat iklim digital yang sehat serta melindungi masyarakat dari berbagai risiko kejahatan siber yang semakin halus penawarannya.
Kepala Diskominfo Kabupaten Bandung, H. Teguh Purwayadi, S.STP., M.Si., saat memberikan materi menyampaikan, lebih khusus mengajak masyarakat untuk lebih waspada terhadap ilusi manis yang ditawarkan judi online.
”Mari kita yakini bersama bahwa tidak ada kebaikan dalam judi online. Rasa menang di awal hanyalah bagian dari cara untuk menarik emosi pemainnya agar terus mencoba, hingga tanpa sadar berujung pada kerugian yang merusak kehidupan keluarga,” ujar Teguh dengan penuh imbauan.
Sebagai bentuk keteladanan, Pemkab Bandung juga memperketat pengawasan internal. Pihaknya merangkul BKPSDM, Inspektorat, dan Bagian Hukum untuk membentuk tim pembinaan kedisiplinan Aparatur Sipil Negara (ASN). Langkah ini memastikan bahwa ruang kerja publik tetap terjaga profesionalismenya dan bebas dari pengaruh judi online.
Di samping persoalan judol dan pinjol, Teguh mengajak publik menyikapi kemajuan kecerdasan buatan (AI) secara arif, sembari membiasakan diri untuk selalu menyaring informasi sebelum membagikannya.
”Di kancah internasional bahkan telah hadir menteri khusus AI, menandakan betapa pesatnya perubahan zaman. Teknologi AI memiliki potensi besar yang menakjubkan, namun juga menuntut kearifan kita. Tanpa pemahaman yang bijak dan kebiasaan memverifikasi kebenaran berita, kita berisiko terjebak pada persoalan hukum maupun sosial,” tambahnya.
Sembari membuka kegiatan pelatihan, kadis juga menyinggung soal dirinya yang sedang mengikuti pelatihan LAN-RI selama enam bulan dari Kabupaten Bandung mewakili Jawa Barat hanya dirinya.
“Ini suatu kebanggaan karena dapat mengangkat martabat nama baik Kabupaten Bandung, “ujarnya. (Aku)
Hello http://tatarsundanews.online,
I hope you’re doing well. I came across your business online and thought you might be interested in improving your visibility and traffic on search engines.
We specialize in helping businesses strengthen their online presence through effective SEO strategies.
Once you share your target keywords and target market, I’ll send a full proposal.
Warm regards,
Aman