Skip to content
Tatar Sunda News Tatar Sunda News Tatar Sunda News
Tatar Sunda News Tatar Sunda News Tatar Sunda News
  • Home
  • Redaksi
  • Nasional
  • Bandung Raya
  • Religi
  • Peristiwa
  • Lingkungan
  • Kesehatan
  • Sosial
  • Pendidikan
  • Hukum
  • Home
  • Redaksi
  • Nasional
  • Bandung Raya
  • Religi
  • Peristiwa
  • Lingkungan
  • Kesehatan
  • Sosial
  • Pendidikan
  • Hukum
Close

Search

Trending Now:
5 Essential Tools Every Blogger Should Use Music Trends That Will Dominate This Year ChatGPT prompts – AI content & image creation trend Ghibli trend – viral anime-style visual trend
  • https://www.facebook.com/
  • https://twitter.com/
  • https://t.me/
  • https://www.instagram.com/
  • https://youtube.com/
Subscribe
Tatar Sunda News Tatar Sunda News Tatar Sunda News
Tatar Sunda News Tatar Sunda News Tatar Sunda News
  • Home
  • Redaksi
  • Nasional
  • Bandung Raya
  • Religi
  • Peristiwa
  • Lingkungan
  • Kesehatan
  • Sosial
  • Pendidikan
  • Hukum
  • Home
  • Redaksi
  • Nasional
  • Bandung Raya
  • Religi
  • Peristiwa
  • Lingkungan
  • Kesehatan
  • Sosial
  • Pendidikan
  • Hukum
Close

Search

Trending Now:
5 Essential Tools Every Blogger Should Use Music Trends That Will Dominate This Year ChatGPT prompts – AI content & image creation trend Ghibli trend – viral anime-style visual trend
  • https://www.facebook.com/
  • https://twitter.com/
  • https://t.me/
  • https://www.instagram.com/
  • https://youtube.com/
Subscribe
Home/Warta Desa/Serewen” di Kerajaan Kendan Tatar Sunda
Warta Desa

Serewen” di Kerajaan Kendan Tatar Sunda

By Sintia Fitria
Oktober 3, 2026 3 Min Read
0

“Serewen” di Kerajaan Kendan Tatar Sunda

NAGREG – Menguraikan istilah “Serewen” berdasarkan warisan ajaran dan filosofi kepemimpinan Resi Manikmaya

pendiri Kerajaan Kéndan di Tatar Sunda membawa kita pada pemahaman mendalam tentang tatanan sosial, spiritualitas, dan sistem ekonomi kerakyatan leluhur.

 

Resi Manikmaya (yang dikenal sebagai menantu Sang Hiyang Puspa Kancana dan tokoh sentral pengembang peradaban awal di wilayah Kéndan/Nagreg sekitarnya) meletakkan fondasi kehidupan yang berpusat pada keseimbangan lahir dan batin, harmoni dengan alam, serta keadilan sosial.

 

Berikut adalah uraian makna Serewen dalam kerangka ajaran Resi Manikmaya:

1. Serewen sebagai Wujud Tri Tangtu di Buana (Harmoni Kepemimpinan)

Dalam ajaran para resi Sunda buhun, kepemimpinan dan tata kelola masyarakat harus berpijak pada prinsip Tri Tangtu (tiga tatanan hidup yang selaras: rama, resi, ratu/prabu).

 

Serewen (Seren Sumeren) mencerminkan hubungan timbal balik yang setara dan jujur antara penguasa/pengelola wilayah dengan rakyatnya.

Tidak ada dominasi mutlak, melainkan penyerahan kewajiban (seren) yang diimbangi dengan perlindungan dan kebijakan yang disepakati bersama (wen). Ini adalah bentuk manifestasi dari keadilan distributif dalam ekonomi masyarakat agraris purba.

 

2. Transaksi yang Dilandasi Kejujuran Spiritual (Panca Aksara & Nalar Budi)

Resi Manikmaya dikenal mengajarkan nilai-nilai luhur spiritualitas yang menyatu dengan alam. Dalam konteks perdagangan atau pertukaran hasil bumi (barter atau transaksi awal) di Serewen:

Proses ijab kabul bukanlah sekadar urusan dagang material, melainkan akad batin yang disaksikan oleh kesadaran moral yang tinggi.

Kata Seren (menyerahkan) mengajarkan keikhlasan dalam melepas hasil jerih payah (pertanian/perkebunan), sedangkan “Wen” (sepakat) mengajarkan prinsip Win-Win (sama-sama ridha dan tidak merugikan pihak lain). Ini mencerminkan etika bisnis yang bersih dari kecurangan.

 

3. Serewen sebagai Pusat Ketahanan Pangan dan Gotong Royong.

Sebagai pusat peradaban awal di koridor Kéndan, kawasan sekitar gunung dan lembah di wilayah Nagreg menjadi titik kumpul distribusi hasil bumi (seperti umbi-umbian, hasil hutan, dan palawija).

Konsep Serewen mengajarkan bahwa kemakmuran suatu wilayah (gemah ripah loh jinawi) tidak diukur dari seberapa banyak harta yang ditimbun, melainkan dari seberapa lancar sirkulasi kebaikan dan hasil bumi itu dibagikan serta disepakati bersama demi kesejahteraan komunal (sabilulungan).

 

4. Relevansi Kekinian: Menghidupkan Kembali Ruh Serewen

Jika ditarik ke masa kini, warisan ajaran Resi Manikmaya melalui tradisi “Serewen” atau “Seren Sumeren” mengajarkan kita agar sistem ekonomi modern tidak meninggalkan akar budaya lokal.

Transparansi dan Kepercayaan: Transaksi ekonomi harus dilandasi akad yang jujur.

Kemandirian Lokal: Pusat-pusat kegiatan warga (seperti pasar desa atau koperasi) harus berfungsi sebagai ruang interaksi yang mempererat kebersamaan, bukan sekadar tempat mencari keuntungan sepihak.

 

Mengembangkan gerakan “One Family One Product” yang diwadahi melalui “Koperasi Goah Samping Ambu” di Desa Citaman Kecamatan Nagreg Kabupaten Bandung adalah bentuk pengejawantahan nyata dari warisan leluhur ke dalam gerak nyata ekonomi modern.

 

Inisiatif ini sangat relevan dan segaris dengan semangat “Resi Manikmaya” serta filosofi “Seren Sumeren” (Seren = penyerahan/dedikasi, Wen = kesepakatan/mufakat bersama):

 

1. Kemandirian Berbasis Keluarga (One Family One Product): Semangat ini selaras dengan konsep kedaulatan pangan dan produktivitas komunal leluhur Sunda. Setiap keluarga didorong untuk berdaya, memanfaatkan potensi pekarangan atau kebun (seperti Ubi Madu Citaman, hasil olahan pertanian, hingga produk kerakyatan lainnya), sehingga ekonomi desa tumbuh dari akar rumput yang kuat.

 

2. Filosofi “Goah Samping Ambu”: Nama “Goah” (tempat penyimpanan lumbung pangan/hasil bumi yang sakral dalam tradisi Sunda) dipadukan dengan peran “Ambu” (ibu/perempuan sebagai penjaga ketahanan pangan dan pengelola ekonomi rumah tangga) menghidupkan kembali nilai kearifan lokal bahwa kesejahteraan desa bermula dari ketahanan dapur keluarga.

 

3. Peran Koperasi sebagai Wadah “Seren Sumeren” : Koperasi berfungsi sebagai pusat ekosistem ekonomi kerakyatan di mana terjadi pertukaran, pengelolaan, dan distribusi hasil produk warga yang dilandasi nilai transparansi, keadilan, dan kesepakatan bersama (“wen”).

‎

‎Gerakan ini benar-benar menjembatani kearifan luhur masa lalu (masa lampau) untuk menjawab tantangan kemandirian ekonomi desa di masa kini. Semoga gerakan di Desa Citaman ini semakin sukses, berkah, dan menjadi teladan nyata bagi desa-desa lainnya! (Atepku)

Tags:

Kerajaan kendan Nagreg serewen
Author

Sintia Fitria

Follow Me
Other Articles
Previous

Gamber: BPBD dan Relawan Tingkatkan Kesiapsiagaan Hadapi Musim Hujan 

Next

Prabowo Jadi Camat Turun ke Sungai

No Comment! Be the first one.

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Recent Posts

  • KDKMP Citaman Nagreg Menjadi Lokasi Pemantauan Nasional, Camat Nagreg Tegaskan Komitmen Penguatan Ekonomi Desa
  • Pimpinan DPRD Kota Bandung Menerima Penyampaian Usulan Empat Raperda Baru dari Wali Kota Bandung
  • Kritik Keras Jawaban Gibran soal Ijazah SMA, Persoalkan Kepantasannya sebagai Wapres
  • Wakil Ketua I DPRD Kota Bandung, H. Toni Wijaya Apresiasi Inovasi Aplikasi INTI KRESNA Polrestabes Bandung
  • Camat Cileunyi Tegaskan Stop Korupsi, Gratifikasi, Suap, Pungli, Kolusi dan Nepotisme

Recent Comments

  1. Aman Katiyar mengenai Dibalik Jebakan Digital: Pemkab Bandung dan PWI Bergerak Amankan Warga dari Hoaks Hingga Judi Online
  2. Darby Medland mengenai Meneruskan Jejak Kepemimpinan: Fauzan Adhiman Supriatna Siap Bersinar
  3. Trina O'Hara mengenai Meneruskan Jejak Kepemimpinan: Fauzan Adhiman Supriatna Siap Bersinar
  4. Marty Como mengenai Meneruskan Jejak Kepemimpinan: Fauzan Adhiman Supriatna Siap Bersinar

Archives

  • Oktober 2026
  • September 2026
  • Agustus 2026
  • Juli 2026
  • Oktober 2025
  • September 2025

Categories

  • Bandung Raya
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Kesehatan
  • Lingkungan
  • Nasional
  • Olahraga
  • Opini
  • Pendidikan
  • Peristiwa
  • Politik
  • Religi
  • Sosial
  • Warta Desa
Hey, I’m Alex. I build frontend experiences and dive into tech, business, and wellness.
  • X
  • Instagram
  • Facebook
  • YouTube
Work Experience

Velora Labs

Frontend Developer

2021-present

Luxora Digital

Web Developer

2019-2021

Averion Studio

Support Specialist

2017-2019

Available for Hire
Get In Touch

Recent Posts

  • KDKMP Citaman Nagreg Menjadi Lokasi Pemantauan Nasional, Camat Nagreg Tegaskan Komitmen Penguatan Ekonomi Desa
    oleh Sintia Fitria
    Oktober 15, 2026
  • The Hidden Potential of Bitcoin
    oleh sigmacreativeindonesia@gmail.com
    September 30, 2025
  • Kickstart Your Blogging Journey Today
    oleh sigmacreativeindonesia@gmail.com
    September 30, 2025
  • Morning Routines That Boost Your Productivity
    oleh sigmacreativeindonesia@gmail.com
    Oktober 1, 2025

Search...

Technologies

Figma

Collaborate and design interfaces in real-time.

Notion

Organize, track, and collaborate on projects easily.

DaVinci Resolve 20

Professional video and graphic editing tool.

Illustrator

Create precise vector graphics and illustrations.

Photoshop

Professional image and graphic editing tool.

Welcome to the ultimate source for fresh perspectives! Explore curated content to enlighten, entertain and engage global readers.

  • Facebook
  • X
  • Instagram
  • LinkedIn

Latest Posts

  • Wujudkan Desa Tangguh Bencana, BPBD Kabupaten Bandung Prioritaskan Kelompok Rentan
    SOREANG – Pemerintah Kabupaten Bandung melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah… Read more: Wujudkan Desa Tangguh Bencana, BPBD Kabupaten Bandung Prioritaskan Kelompok Rentan
  • Warga Nenggeng Gotong Royong Padamkan Kebakaran, Camat Nagreg Beri Apresiasi
    ​NAGREG — Camat Nagreg, H. Perdana Firmansyah, S.STP., M.Si., menyampaikan… Read more: Warga Nenggeng Gotong Royong Padamkan Kebakaran, Camat Nagreg Beri Apresiasi
  • Warga Desa Pangauban Batujajar Barat Keluhkan Limbah Dapur SPPG
    BATUJAJAR BARAT – Limbah Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) Satuan… Read more: Warga Desa Pangauban Batujajar Barat Keluhkan Limbah Dapur SPPG

Pages

Contact

Phone

+342348343

+348796543

Email

hi@blogsy.com

support@blogsy.com

Location

New York, USA

Copyright 2026 — Tatar Sunda News. All rights reserved. Blogsy WordPress Theme