Arahan Bupati Bandung: Warga Desa Arjasari dan Baros Bersihkan Drainase serta Irigasi
Warga Desa Arjasari dan Baros Bersihkan Drainase serta Irigasi Antisipasi Musim Hujan
ARJASARI — Mengantisipasi datangnya musim penghujan, masyarakat Desa Arjasari, Kecamatan Arjasari, Kabupaten Bandung, menggelar kerja bakti membersihkan saluran drainase dan semak belukar di sepanjang jalan kabupaten yang melintasi wilayah desa, Sabtu (3/10/2026).
Kegiatan gotong royong tersebut digagas atas inisiatif Kepala Desa Arjasari dan melibatkan masyarakat dari seluruh perwakilan RW. Warga bersama pemerintah desa secara bersama-sama membersihkan saluran air dari sampah, lumpur, serta material lain yang berpotensi menghambat kelancaran aliran air.
Selain saluran drainase, warga juga melakukan penataan dan pembersihan semak belukar yang tumbuh di sepanjang ruas jalan kabupaten. Langkah tersebut dilakukan untuk menjaga kebersihan lingkungan sekaligus memastikan saluran air dapat berfungsi secara optimal ketika intensitas hujan meningkat.
Camat Arjasari Dian Wardiana turut hadir memberikan dukungan terhadap kegiatan tersebut. Dukungan juga diwujudkan dengan menurunkan Tim B3S (Bandung Bedas Bersih Sampah), Karyawan Kecamatan Arjasari dan dibantu juga dari Unsur UPTD PUTR Wilayah Banjaran untuk membantu masyarakat dalam pelaksanaan kerja bakti.
Sesuai arahan Bapak Bupati Bandung Dadang Supriatna, bahwa saatnya warga masyarakat dibangkitkan kembali semangat gotong royong-nya untuk peduli terhadap lingkungan dengan pelaksanaan kerjabakti di desa masing-masing berlandaskan semangat LEBIH BEDAS.
Rencana Minggu depan secara serentak 11 desa akan melaksanakan kegiatan kerja bakti serupa.
Kepala Desa Arjasari Rosiman yang akrab disapa Wa Eros mengatakan, kegiatan tersebut merupakan bentuk kepedulian bersama dalam menjaga lingkungan dan mengantisipasi berbagai persoalan yang dapat muncul saat musim hujan, khususnya genangan akibat saluran air yang tersumbat.
“Membersihkan drainase bukan hanya tugas pemerintah desa, tetapi menjadi tanggung jawab kita bersama. Dengan gotong royong seperti ini, kami berharap saluran air tetap lancar dan lingkungan desa lebih bersih dalam menghadapi musim penghujan,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala Desa Baros turut menekankan pentingnya menjaga kebersihan dan kelancaran saluran irigasi. Menurutnya, pembersihan irigasi perlu dilakukan secara rutin karena saluran tersebut memiliki peran penting dalam mengatur aliran air, terutama ketika curah hujan meningkat.
“Pembersihan irigasi ini merupakan upaya bersama untuk menjaga agar aliran air tetap lancar. Kami mengajak masyarakat untuk tidak membuang sampah ke saluran irigasi dan ikut melakukan pemeliharaan secara rutin, sehingga potensi penyumbatan dan genangan dapat diminimalkan,” kata Kades Baros.
Pembersihan drainase dan irigasi tersebut sekaligus menjadi bagian dari upaya pencegahan terhadap potensi genangan maupun gangguan aliran air selama musim penghujan. Kegiatan dilakukan dengan melibatkan unsur masyarakat dan pemerintah sebagai bentuk sinergi dalam menjaga kondisi lingkungan.
Melalui kegiatan gotong royong ini, pemerintah desa berharap kesadaran masyarakat untuk menjaga kebersihan lingkungan dapat terus ditingkatkan. Pemeliharaan saluran drainase dan irigasi secara berkelanjutan dinilai penting agar fungsi saluran tetap terjaga dan upaya pencegahan dapat dilakukan sebelum terjadi persoalan akibat tingginya curah hujan.
Dengan semangat gotong royong, masyarakat bersama pemerintah desa dan kecamatan berupaya menjaga kebersihan lingkungan sekaligus memastikan sarana pengairan dan drainase tetap berfungsi dengan baik selama musim penghujan. (Atepku)