Turnamen Makarti Cup 2026: Mempererat Silaturahmi dan Olahraga Bersama Kementrans-Kemendes
JAKARTA – Sebanyak 62 pebulu tangkis dari Kementerian Transmigrasi (Kementrans) dan Kementerian Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Kemendes-PDT) berkumpul di Lapangan Bulu Tangkis Kompleks Kalibata, Jakarta, Sabtu (15/8/2026). Mereka bertanding dalam Turnamen Badminton Makarti Cup 2026 untuk menyalurkan hobi sekaligus mengukir prestasi.
Turnamen yang dipimpin oleh wasit resmi dari PBSI ini dihadiri langsung oleh Menteri Transmigrasi M. Iftitah Sulaiman Suryanagara dan Wakil Menteri Transmigrasi Viva Yoga Mauladi.
Dalam sambutan pembukaannya, Menteri Iftitah menyampaikan bahwa turnamen ini diinisiasi langsung oleh Wamen Viva Yoga.
“Tepuk tangan untuk Pak Wamen karena Beliau yang menginisiasi acara ini,” ujar Iftitah yang disambut tepuk tangan meriah dari para peserta dan undangan.
Iftitah berharap ajang ini dapat mempererat keakraban antarpegawai di kedua kementerian. “Kita berada dalam satu lingkungan. Semangat utama turnamen ini adalah persatuan, sportivitas, dan daya juang,” tegasnya.
Pada kesempatan yang sama, Viva Yoga mengucapkan terima kasih atas dukungan Menteri Transmigrasi yang berkenan membuka acara tersebut. Ia menjelaskan bahwa turnamen ini merupakan bagian dari rangkaian perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.
“Sebelumnya telah digelar pertandingan futsal, bola voli, bola basket, dan berbagai lomba tradisional,” kata Viva Yoga.
Selain memeriahkan HUT ke-81 RI, ajang ini digelar untuk menjaring bakat dan talenta bulu tangkis di lingkungan kementerian. Mengusung slogan “Bermain Dengan Semangat Juang, Sehat itu Indah, Untuk Merajut Silaturahmi”, Viva Yoga menekankan pentingnya nilai-nilai sportivitas.
“Nilai-nilai sportivitas tidak hanya penting di lapangan, tetapi juga dalam dunia kerja. Jika diimplementasikan dalam pekerjaan sehari-hari, produktivitas, kreativitas, dan inovasi akan muncul dengan sendirinya,” paparnya.
Pria asal Lamongan, Jawa Timur ini juga menambahkan bahwa menjaga kesehatan jiwa dan raga adalah hal mendasar yang tidak bisa diwakilkan.
“Untuk sehat, harus dimulai dari diri kita sendiri. Melalui turnamen ini, kita tidak hanya berkompetisi, tetapi juga membangun semangat persatuan, mempererat silaturahmi, dan menciptakan tubuh yang sehat,” tambah Viva Yoga yang berharap turnamen ini dapat menjadi agenda tahunan.
Sebagai pembuka, Menteri Iftitah dan Wamen Viva Yoga berpartisipasi dalam pertandingan eksibisi. Turnamen yang berlangsung selama satu hari penuh ini ditutup dengan laga spesial antara Juara Turnamen melawan Wakil Menteri Transmigrasi. (Atepku)