Skip to content
-
Subscribe to our newsletter & never miss our best posts. Subscribe Now!
Tatar Sunda News Tatar Sunda News Tatar Sunda News
Tatar Sunda News Tatar Sunda News Tatar Sunda News
  • Home
  • Redaksi
  • Nasional
  • Bandung Raya
  • Religi
  • Peristiwa
  • Lingkungan
  • Kesehatan
  • Sosial
  • Pendidikan
  • Hukum
  • Home
  • Redaksi
  • Nasional
  • Bandung Raya
  • Religi
  • Peristiwa
  • Lingkungan
  • Kesehatan
  • Sosial
  • Pendidikan
  • Hukum
Close

Search

Trending Now:
5 Essential Tools Every Blogger Should Use Music Trends That Will Dominate This Year ChatGPT prompts – AI content & image creation trend Ghibli trend – viral anime-style visual trend
  • https://www.facebook.com/
  • https://twitter.com/
  • https://t.me/
  • https://www.instagram.com/
  • https://youtube.com/
Subscribe
Tatar Sunda News Tatar Sunda News Tatar Sunda News
Tatar Sunda News Tatar Sunda News Tatar Sunda News
  • Home
  • Redaksi
  • Nasional
  • Bandung Raya
  • Religi
  • Peristiwa
  • Lingkungan
  • Kesehatan
  • Sosial
  • Pendidikan
  • Hukum
  • Home
  • Redaksi
  • Nasional
  • Bandung Raya
  • Religi
  • Peristiwa
  • Lingkungan
  • Kesehatan
  • Sosial
  • Pendidikan
  • Hukum
Close

Search

Trending Now:
5 Essential Tools Every Blogger Should Use Music Trends That Will Dominate This Year ChatGPT prompts – AI content & image creation trend Ghibli trend – viral anime-style visual trend
  • https://www.facebook.com/
  • https://twitter.com/
  • https://t.me/
  • https://www.instagram.com/
  • https://youtube.com/
Subscribe
Home/Bandung Raya/Menuju Zero New Stunting, Pemkot Bandung Fokus Benahi Sanitasi dan Gizi
Bandung Raya

Menuju Zero New Stunting, Pemkot Bandung Fokus Benahi Sanitasi dan Gizi

By admin
Juli 17, 2026 3 Min Read
0

KOTA BANDUNG — Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung resmi meluncurkan program Bandung Utama Goes to Zero New Stunting sebagai bagian dari penguatan Gerakan Cegah Stunting. Langkah ini menjadi strategi baru Pemkot Bandung dalam mempercepat penurunan angka stunting melalui pendekatan komprehensif yang melibatkan lintas sektor, mulai dari perangkat daerah, pemerintah kewilayahan, hingga masyarakat.

Peluncuran program tersebut dipimpin langsung oleh Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, didampingi Ketua TP Posyandu Kota Bandung, Aryatri Benarto Farhan, di Yess Coffee, Kota Bandung, Rabu (15/7/2026).

Dalam sambutannya, Farhan menegaskan bahwa stunting tidak boleh lagi dipandang semata-mata sebagai persoalan kekurangan asupan gizi. Tingginya angka stunting merupakan persoalan sistemik yang dipengaruhi oleh berbagai faktor lingkungan.

“Stunting bukan hanya masalah ASI atau pemberian makanan tambahan. Ini persoalan yang sangat sistemik. Jika ingin menurunkan angka stunting, kita tidak hanya membenahi gizinya, tetapi juga lingkungan, sanitasi, kualitas air, dan seluruh faktor yang memengaruhinya,” ujar Farhan.

Soroti Sanitasi Layak dan Kualitas Udara

Merujuk data Survei Status Gizi Indonesia (SSGI), prevalensi stunting di Kota Bandung saat ini masih berada di angka 22,8 persen. Angka tersebut masih berada di atas target nasional sebesar 16 persen.

Farhan menilai kondisi ini harus menjadi alarm bagi jajarannya untuk bekerja lebih keras, terbuka, dan tidak menutup mata terhadap realitas di lapangan.

“Jika kita menyangkal sedang bermasalah, solusi akan semakin jauh. Kita harus berani mengakui kondisi ini agar bisa mencari jalan keluar bersama,” tuturnya.

Farhan menjelaskan bahwa persoalan stunting di Bandung bukan dipicu oleh kelangkaan pangan. Sebagai kota jasa dan perdagangan, Bandung justru mendapat pasokan pangan melimpah dari sedikitnya 16 provinsi di Indonesia.

Ia kemudian menunjuk beberapa faktor krusial yang diduga kuat berkontribusi pada angka stunting, seperti kualitas udara yang buruk, sanitasi yang belum memadai, serta kualitas sumber air bersih. Data kewilayahan menunjukkan sekitar 27 persen rumah di Kota Bandung belum memiliki septic tank layak, sehingga memicu potensi buang air besar sembarangan (BABS).

“Persoalan sanitasi seperti ini tidak bisa diselesaikan oleh Dinas Kesehatan saja. Ini membutuhkan kerja bersama seluruh perangkat daerah karena sifatnya lintas sektor,” tegas Farhan.

Strategi Berbasis Data dan Intervensi Kewilayahan

Guna mengurai masalah tersebut, Farhan menginstruksikan seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD), camat, dan lurah untuk segera memetakan masalah spesifik di wilayah masing-masing.

“Kewilayahan adalah garda terdepan. Ada wilayah yang tantangannya banjir, ada yang sanitasi, ada yang kualitas air. Semua harus dipetakan agar intervensinya tepat sasaran,” pintanya.

Beberapa langkah teknis yang ditekankan Wali Kota meliputi:

Dapur Dahshat: Meminta Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB) mengoptimalkan fasilitas ini di setiap kelurahan sebagai pusat pengolahan makanan bergizi bagi kelompok rentan.

Uji Kualitas Air: Menginstruksikan Dinas Sumber Daya Air dan Bina Marga (DSDABM) untuk memetakan kualitas air sungai, termasuk menguji kandungan bakteri Escherichia coli (E. coli) di Sungai Cikapundung sebagai acuan kebijakan kesehatan lingkungan.

Evaluasi Berkala: Menargetkan laporan perkembangan penanganan stunting setiap Senin ketiga setiap bulannya agar progres berjalan terukur.

Revitalisasi Peran Posyandu dan Integrasi Sistem

Ketua TP Posyandu Kota Bandung, Aryatri Benarto Farhan, menambahkan bahwa pencegahan stunting harus diintervensi sejak dini, mulai dari fase remaja putri hingga anak memasuki usia balita. Stunting tidak hanya menghambat pertumbuhan fisik, tetapi juga memengaruhi perkembangan otak dan produktivitas anak di masa depan.

Aryatri menjelaskan, saat ini Posyandu di Bandung telah bertransformasi menjadi Posyandu Enam Bidang Standar Pelayanan Minimal (SPM) berdasarkan Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 13 Tahun 2024.

“Di Kota Bandung saat ini terdapat 2.004 Posyandu, dengan 2.003 di antaranya aktif dan didukung oleh 14.797 kader sebagai ujung tombak pelayanan masyarakat. Kami mengapresiasi program ini karena mampu mengintegrasikan program yang tadinya parsial menjadi satu sistem pendampingan yang terpadu,” urai Aryatri.

Senada dengan hal itu, Kepala Dinas Kesehatan Kota Bandung, Sony Adam, memastikan bahwa program ini akan dikawal lewat pemantauan ketat berbasis data riil (by name by address) dari Puskesmas yang disalurkan rutin kepada para lurah setiap bulan.

“Apabila pemberian makanan tambahan belum menunjukkan perbaikan pada balita sasaran, kasus tersebut akan langsung dibahas dalam lokakarya mini tingkat kecamatan untuk dicarikan solusi lanjutannya. Melalui kolaborasi yang kuat ini, kami optimistis Kota Bandung mampu mewujudkan Zero New Stunting,” pungkas Sony.

 

Tags:

Stunting Pemkot bandung
Author

admin

Follow Me
Other Articles
Previous

Ketua RW Adis Ajak Warga Beberesih Lingkungan

Next

Dorong Kinerja PSM, Kadinsos Jabar Minta Seluruh Kabupaten/Kota Ikuti IPSM Competition 2026

No Comment! Be the first one.

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Recent Posts

  • KDS Ajak Pelajar Kabupaten Bandung Biasakan Menabung
  • IKM Fashion dan Wastra Halal Kabupaten Bandung Siap Tembus Pasar Haji-Umrah
  • Masuk Penilaian 6 SPM, Posyandu Giri Mukti IV Pangalengan Terus Tingkatkan Layanan
  • Kolaborasi Pentahelix, Upaya Bersama Bupati Bandung dan DPR RI Bebaskan Tegalluar dari Ancaman Banjir
  • Bupati Bandung Dadang Supriatna Kekeh Akan Bayar Guru Ngaji

Recent Comments

Tidak ada komentar untuk ditampilkan.

Archives

  • Agustus 2026
  • Juli 2026
  • Oktober 2025
  • September 2025

Categories

  • Bandung Raya
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Kesehatan
  • Lingkungan
  • Nasional
  • Olahraga
  • Opini
  • Pendidikan
  • Peristiwa
  • Politik
  • Religi
  • Sosial
  • Uncategorized
Hey, I’m Alex. I build frontend experiences and dive into tech, business, and wellness.
  • X
  • Instagram
  • Facebook
  • YouTube
Work Experience

Velora Labs

Frontend Developer

2021-present

Luxora Digital

Web Developer

2019-2021

Averion Studio

Support Specialist

2017-2019

Available for Hire
Get In Touch

Recent Posts

  • KDS Ajak Pelajar Kabupaten Bandung Biasakan Menabung
    oleh Sintia Fitria
    Agustus 27, 2026
  • The Hidden Potential of Bitcoin
    oleh sigmacreativeindonesia@gmail.com
    September 30, 2025
  • Kickstart Your Blogging Journey Today
    oleh sigmacreativeindonesia@gmail.com
    September 30, 2025
  • Morning Routines That Boost Your Productivity
    oleh sigmacreativeindonesia@gmail.com
    Oktober 1, 2025

Search...

Technologies

Figma

Collaborate and design interfaces in real-time.

Notion

Organize, track, and collaborate on projects easily.

DaVinci Resolve 20

Professional video and graphic editing tool.

Illustrator

Create precise vector graphics and illustrations.

Photoshop

Professional image and graphic editing tool.

Welcome to the ultimate source for fresh perspectives! Explore curated content to enlighten, entertain and engage global readers.

  • Facebook
  • X
  • Instagram
  • LinkedIn

Latest Posts

  • Wujudkan Desa Tangguh Bencana, BPBD Kabupaten Bandung Prioritaskan Kelompok Rentan
    SOREANG – Pemerintah Kabupaten Bandung melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah… Baca Selengkapnya: Wujudkan Desa Tangguh Bencana, BPBD Kabupaten Bandung Prioritaskan Kelompok Rentan
  • Warga Nenggeng Gotong Royong Padamkan Kebakaran, Camat Nagreg Beri Apresiasi
    ​NAGREG — Camat Nagreg, H. Perdana Firmansyah, S.STP., M.Si., menyampaikan… Baca Selengkapnya: Warga Nenggeng Gotong Royong Padamkan Kebakaran, Camat Nagreg Beri Apresiasi
  • Wamen Viva Yoga: Membangun Kawasan Transmigrasi Berbasis Ilmu dan Teknologi
    JAKARTA – Wakil Menteri Transmigrasi Viva Yoga Mauladi mengakui program… Baca Selengkapnya: Wamen Viva Yoga: Membangun Kawasan Transmigrasi Berbasis Ilmu dan Teknologi

Pages

Contact

Phone

+342348343

+348796543

Email

hi@blogsy.com

support@blogsy.com

Location

New York, USA

Copyright 2026 — Tatar Sunda News. All rights reserved. Blogsy WordPress Theme