Kelurahan Pasawahan Berkinerja Terbaik: Lurah Gandung Audi Hadiri Undangan KDM di

Kelurahan Pasawahan Berkinerja Terbaik: Lurah Gandung Audi Hadiri Undangan KDM di Lembur Pakuan Subang
PASAWAHAN – Lurah Pasawahan Gandung Audi menghadiri undangan Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Provinsi Jawa Barat, Selasa 14 September 2026. Undangan ini berkaitan dengan Kelurahan Pasawahan Berkinerja Terbaik Tingkat Provinsi Jawa Barat, dan Kabupaten/Kota Tahun 2025.
Pada kesempatan itu, Lurah Gandung Audi bersama lurah dan kepala desa berkinerja terbaik lainnya bertemu dengan Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi yang akrab disapa KDM.
Saat menghadiri undangan, Lurah Gandung Audi bersama Ketua LPMK, Ketua Karang Taruna dan Ketua KKMP Pasawahan.
Pertemuan ini dilaksanakan di Lembur Pakuan Sukadaya Subang Jalan Raya Dangdeur Desa Sukasari Kecamatan Dawuan Kabupaten Subang.
Lurah Gandung Audi mengatakan, menghadiri undangan DPMD Provinsi Jawa Barat, yang saat itu dalam rapat dipimpin Gubernur Jawa Barat KDM dalam rangka penyelenggaraan evaluasi kinerja Desa dan Kelurahan melalui Anugerah Gapura Sri Baduga Tahun 2025.
“Kami juga turut menerima arahan langsung dari Bapak Gubernur KDM terkait dengan penyelenggaraan evaluasi kinerja Desa dan Kelurahan melalui Anugerah Gapura Sri Baduga Tahun 2025,” tutur Gandung Audi.
Ia mengatakan hadiah miliaran rupiah yang diterima Kelurahan Pasawahan pada ajang Anugerah Gapura Sri Baduga Tahun 2025 akan digunakan untuk peningkatan infrastruktur hingga pemberdayaan ekonomi masyarakat.
Lurah Gandung Audi mengucapkan terima kasih dan apresiasi kepada Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi dan Bupati Bandung Dadang Supriatna, karena Kelurahan Pasawahan ditetapkan sebagai kelurahan berkinerja terbaik di Kabupaten Bandung dan Provinsi Jawa Barat.
Untuk diketahui, Kelurahan Pasawahan berhasil meraih Juara 3 (Pinunjul Katilu) dalam ajang Anugerah Gapura Sri Baduga Tingkat Provinsi Jawa Barat, sehingga berhak meraih hadiah sebesar Rp6 miliar.
Sebelumnya, Kelurahan Pasawahan raih juara 1 Anugerah Gapura Sri Baduga Kelurahan Tingkat Kabupaten Bandung pada November 2025 dengan hadiah Rp300 juta.
“Hadiah atau anggaran ini sudah dibahas dengan perwakilan masyarakat. Berdasarkan hasil musyawarah ditetapkan bahwa dari hadiah ini, pertama kita akan anggarkan untuk ambulance karena kelurahan tidak memiliki ambulance,” ujarnya.
Menurutnya, Kelurahan Pasawahan hanya memiliki mobil pelayanan. Sedangkan mobil pelayanan tidak bisa digunakan untuk hal-hal urgent seperti mobil ambulance.
Kedua, anggaran ini akan digunakan untuk penanganan banjir di dua RW Kelurahan Pasawahan, yakni RW 02 dan RW 03.
“Kita sudah konsultasi dengan BBWS Citarum, sehingga kita akan mendapatkan rekomendasi teknis berkaitan dengan upaya atau ada program apa serta pembangunan apa, supaya banjir di dua RW tersebut selesai,” tuturnya.
Gandung Audi menegaskan banjir di dua RW itu bukan hanya terjadi setahun atau dua tahun, melainkan sudah puluhan tahun dialami warga setempat.
“Ironisnya banjir di Kelurahan Pasawahan itu tidak tersorot media karena banjirnya di dalam permukiman. Tidak seperti di tempat lain lokasi banjirnya di pinggir jalan, sehingga banjir di Pasawahan tidak tersorot media,” ujarnya.
Ditegaskannya, permasalahan banjir yang sudah terjadi puluhan tahun itu, akan dilakukan penanganan segera. Salah satu usulannya di kawasan banjir itu akan dibuatkan rumah pompa dan folder.
“Kita juga sebagai masyarakat akan memberikan kabar baik dan bersyukur, Kelurahan Pasawahan akan menggelar hajat lembur dan pagelaran wayang golek. Insya Allah kita akan mengundang Pak Gubernur Jawa Barat dan Pak Bupati Bandung sebagai ungkapan rasa syukur telah diberikan bantuan keuangan untuk peningkatan pembangunan di wilayah,” tuturnya.
Dari anggaran itu, Lurah Gandung Audi bahwa di wilayah kerjanya akan ditingkatkan pembangunan jalan, PJU (Penerangan Jalan Umum), gapura dan kebutuhan masyarakat lainnya.
“Dengan adanya peningkatan infrastruktur itu, sehingga kegiatan masyarakat tidak terhambat akibat infrastruktur dan prasarana sarana yang kurang,” katanya.
Gandung Audi mengatakan bahwa anggaran tersebut akan digunakan untuk mendorong pemberdayaan masyarakat dalam bidang ekonomi. Yaitu melalui penyaluran bantuan kolam terpal ikan berikut bibit ikannya.
“Kita juga akan memberikan bantuan ayam petelur beserta kandangnya. Dengan harapan kelompok masyarakat ini bisa mendapatkan penghasilan secara ekonomi. Tujuannya adalah untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” harapnya.
Pemerintah Kelurahan Pasawahan fokus pada persoalan persampahan, yang saat ini menjadi perhatian banyak pihak.
“Kita fokus pada persampahan karena kita sudah punya TPST (Tempat Pengolahan Sampah Terpadu). Kita akan tingkatkan lagi melalui peningkatan infrastruktur. Mulai dari pengadaan mesin incenerator, alat pemilah sampah, alat-alat pembuat pakan dari sampah dan alat-alat lainnya. Sehingga hasilnya bernilai dan tidak hanya dibakar saja. Tapi sampah organik bisa dimanfaatkan untuk maggot dan lain-lain,” jelasnya.
Lebih lanjut Gandung Audi mengungkapkan bahwa pihaknya berusaha untuk meningkatkan pelayanan publik. Salah satunya melaksanakan renovasi ruang pelayanan publik dan memperbaiki sistem pelayanan yang ada.
“Kita akan memperkuat digitalisasi, sehingga pelayanan kepada masyarakat lebih cepat, tepat dan tanpa ada masalah,” pungkasnya. (Atepku)