JAKARTA — Presiden Prabowo Subianto menyampaikan pesan mendalam mengenai jati diri seorang aparatur negara saat memberikan amanat kepada Pamong Praja Muda Angkatan XXXIII Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) Tahun 2026, Kamis (30/7/2026). Dalam arahannya, Kepala Negara menekankan pentingnya bekerja dengan hati, menghindari sikap sombong, serta selalu berpihak kepada kepentingan rakyat.
Presiden mengingatkan bahwa setiap kebijakan dan keputusan yang diambil oleh pamong praja harus selalu berlandaskan pada satu pertanyaan mendasar, yaitu sejauh mana hal tersebut memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Selain itu, Presiden menegaskan krusialnya menjaga persatuan dan kesatuan sebagai satu keluarga besar bangsa Indonesia. Beliau meminta para aparatur muda untuk melepaskan ego primordialis seperti kesetiaan sempit pada suku, agama, ras, maupun etnis tertentu. Menurutnya, seluruh elemen bangsa adalah saudara, dengan Pancasila dan UUD 1945 sebagai pijakan utama yang murni mencerminkan cita-cita serta suara kemerdekaan para pendiri bangsa.
Menutup amanatnya, Presiden menaruh harapan besar agar para pamong praja muda senantiasa menjaga nama baik keluarga dan almamater. Beliau juga mendorong mereka untuk menjadi aparatur yang membanggakan, berintegritas, serta berdedikasi penuh dalam mengabdi kepada bangsa dan negara di mana pun ditugaskan. (Aku)