Semarak HUT ke-81 RI, BKPSDM Kabupaten Bandung Usung CORPU ASN di Karnaval Kemerdekaan

SOREANG – Menyemarakkan peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Bandung turut berpartisipasi dalam Karnaval Kemerdekaan dengan mengusung tema “CORPU ASN — Korporasi Untuk ASN Unggul.”
Ajang tahunan tersebut digelar di Lapangan Plaza Upakarti, Soreang, Kabupaten Bandung, pada Senin (17/8/2026).
Kepala BKPSDM Kabupaten Bandung, Enjang Wahyudin, menyampaikan bahwa partisipasi BKPSDM tidak sekadar meramaikan perayaan kemerdekaan, tetapi juga menjadi momentum penting untuk mengenalkan konsep Corporate University (CORPU) ASN kepada publik.
”Langkah ini merupakan bagian dari upaya membangun ASN yang unggul, adaptif, kompeten, dan siap menghadapi tantangan masa depan,” kata Enjang.
Melalui konsep CORPU ASN, Enjang menjelaskan bahwa pengembangan kompetensi pegawai tidak lagi sebatas pelatihan formal di dalam kelas. Pembelajaran dirancang agar terhubung langsung dengan pelaksanaan tugas, kolaborasi antarunit, serta kebutuhan strategis organisasi.
”Dengan begitu, proses belajar ASN dapat memberikan dampak nyata terhadap peningkatan kinerja dan kualitas pelayanan publik,” ujarnya.
Ia menambahkan, CORPU ASN Kabupaten Bandung mengusung empat pilar utama, yakni Inklusif, Berdampak, Efisien, dan Terintegrasi:
- Inklusif: Membuka kesempatan belajar dan pengembangan potensi bagi seluruh ASN tanpa terkecuali.
- Berdampak: Pembelajaran diarahkan untuk menghasilkan perubahan dan peningkatan kinerja yang nyata.
- Efisien: Pengembangan kompetensi dilakukan secara optimal, tepat sasaran, dan sesuai kebutuhan organisasi.
- Terintegrasi: Menyatu dalam satu ekosistem yang menghubungkan proses belajar, pengembangan kompetensi, kinerja, dan tujuan organisasi.
”Melalui semangat kemerdekaan ini, BKPSDM Kabupaten Bandung terus mendorong terwujudnya ASN yang tidak hanya kompeten, tetapi juga gemar belajar, berinovasi, berkolaborasi, dan memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat,” pungkasnya. (Atepku)